Ragam-Ragam Bunga Anggrek Menurut Tempat Tumbuhnya

Anggrek yakni salah satu tumbuhan di dunia yang memiliki banyak variasi. Melainkan, kebanyakan orang hanya mengenal variasi-variasi bunga anggrek yang biasanya diwujudkan sebagai tanaman hias. Sedangkan masih banyak variasi lainnya dari tumbuhan ini yang tentunya tidak keok menarik untuk diketahui.

Ragam-variasi bunga anggrek ada yang berasal dari alam liar, lainnya ada yang berasal dari hasil penelitian. Kecantikannya membikin tumbuhan ini banyak dibeli sebagai koleksi, melainkan kesudahannya bahkan membikin sebagian variasi dari tumbuhan ini menjadi langka. Seumpama ada pada daftar berikut:

Anggrek Emas Kinabalu

Berasal dari Sabah, Malaysia, tumbuhan ini diketahui oleh masyarakat setempat sebagai anggrek Sumazau. Sebab ini dikarenakan bentuk kelopaknya yang terentang seperti gerakan tarian khas tempat tersebut, Tari Sumazau.

Bunga ini juga yakni tumbuhan yang dilindungi di Taman Nasional Kinabalu. Alasannya, anggrek ini memerlukan waktu setidaknya sampai 15 tahun untuk dapat berbunga. Lazimnya, bunga akan mekar pada bulan April sampai Mei.

Dikala kembang tumbuhan ini mekar, kelopaknya akan mengembang secara horizontal. Jumlah bunga yang timbul dapat sampai enam bunga dan memiliki corak bintik hijau dan merah untuk menarik serangga.

Emas Kinabalu termasuk dalam klasifikasi tumbuhan terestrial, melainkan juga dapat tumbuh secara litofit, biasanya di dekat sungai. Tumbuhan ini hanya tumbuh di tempat Gunung Kinabalu pada ketinggian 500-1.200 m di atas permukaan laut.

Jumlahnya yang terbatas membikin anggrek ini kerap kali diburu oleh para kolektor. Tak tanggung-tanggung, harga bunga setiap tangkainya dapat mencapai sebesar 77 juta rupiah.

Shenzhen Nongke

Tanaman ini yakni hasil eksperimen sebuah perusahaan agrikultur di Tiongkok. Penelitian yang memakan waktu 8 tahun itu kesudahannya berhasil mewujudkan variasi bunga anggrek baru yang memiliki ciri khas warna mahkota kuning dan ungu.

Kecuali pelaksanaan eksperimennya yang lama, kembang ini juga memerlukan waktu 4-5 tahun untuk dapat mekar. Tak hanya itu, keberadaannya yang tidak dapat ditemukan di alam liar dan pelaksanaan penciptaan yang sulit membikin bunga ini menjadi langka.

Pada tahun 2005, Shenzhen Nongke berhasil dijual dalam sebuah pelelangan bunga dengan harga 2,5 miliar rupiah. Sebab itu menjadikannya sebagai variasi anggrek termahal di dunia.

Sandal Nona Kuning

Tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Cypripedium calceolus ini yakni salah satu bunga indah yang berasal dari Inggris. Asal nama tanaman ini terinspirasi dari bentuk bunganya yang seperti sandal atau sepatu.

Sandal Nona Kuning memerlukan waktu 6-11 tahun untuk menjadi tanaman dewasa yang dapat memproduksi bunga. Sekiranya jumlahnya yang terbatas, tidak mengherankan kalau tumbuhan ini rentan dicuri untuk dapat dijual kembali.

Untuk melindungi kelangsungan hidup Sandal Nona Kuning, Pemerintah Inggris mengerahkan polisi sekaligus memasang CCTV untuk pengawasan 24 jam. Melainkan ada yang berani merusak atau mencuri, si pelaku akan dikenakan denda kira-kira sebesar 100 juta rupiah.

Hochstetter’s Butterfly

Tumbuhan ini sudah ditemukan pada tahun 1838 oleh ahli botani berkebangsaan Jerman, Karl Hochstetter. Melainkan, bunga ini baru secara sah diketahui dan dipelajari pada tahun 2013.

Melainkan, Profesor Richard Bateman beserta timnya dari Royal Botanic Garden Kew hanya melihat tumbuhan-tumbuhan anggrek yang berada di lereng gunung Pulau Azores, Portugal pada ketika itu. Melainkan, tanpa disadari mereka bahkan menemukan kembali salah satu dari variasi-variasi bunga anggrek Eropa yang disangka sudah punah.

Tumbuhan yang tergolong variasi anggrek epifit ini memiliki ciri khas bunga kecil dengan jumlah yang banyak dalam satu tangkainya. Daun Hochstetter’s Butterfly sendiri berbentuk lonjong memanjang yang terletak di bawah tangkai bunga.

Jumlahnya yang terbatas di alam liar membikin Hochstetter’s Butterfly memiliki skor jual yang tinggi di pasar gelap. Harga anggrek ini dapat mencapai 92 juta rupiah.

Harganya yang fantastis membikin Hochstetter’s Butterfly rentan dicuri oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Mempunyai dari itu, tumbuhan ini termasuk dalam salah satu variasi-variasi bunga anggrek yang dilindungi.

Ghost Orchid

Karenanya nama ilmiah Dendrophylax lindenii, tumbuhan ini juga diketahui sebagai anggrek Hantu Amerika. Habitat aslinya berada di Kuba, Bahamas, dan Florida.

Tumbuhan ini diberi nama anggrek Hantu karena tidak memiliki klorofil serta daun. Mempunyai dari itu, bunga ini menonjol seperti tumbuh mengambang dalam gelap. Kecuali itu, bentuk kelopak bunganya yang seperti katak juga membikin tumbuhan ini dijuluki sebagai anggrek Malah Putih.

Ghost Orchid sebetulnya tidak termasuk dalam variasi-variasi bunga anggrek yang langka. Akan melainkan, jumlahnya di alam liar menjadi terbatas karena banyaknya kolektor yang mengharapkan tumbuhan ini. di habitat aslinya, Florida, tanaman ini dilindungi oleh peraturan peraturan yang ketat guna menjaga kelestariannya.

Nah, itulah penjelasan mengenai variasi bunga anggrek lengkap beserta penjelasannya. semoga dapat berguna dan dapat memberikan wawasan yang lebih luas lagi. Untuk informasi lebih lanjut anda dapat kunjungi situs dinabas.com disana banyak pembahasan mengenai variasi bunga hias yang dapat anda ketahui.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*